Khotmil Qur’an, Kegiatan Rutinitas Bulanan Warga

Al-qur’an adalah firman Allah SWT yang diturunkan kepada nabi Muhammad Saw. Untuk di ajarkan kepada manusia. Kedudukan al-quran sendiri dalam islam ialah sebagai sumber hukum utama bagi umat islam dari segala sumber hukum yang ada dan dibuat dibumi. Sedangkan Keutamaan Membaca al-qur’an dijelaskan dalam kitab Riyadhus Shalihin, Imam Nawawi memaparkan keutamaan membaca al-qur’an adalah :

  1. Akan menjadi syafaat bagi pembacanya di hari kiamat.
  2. Mendapatkan predikat insan terbaik.
  3. Mendapatkan pahala akan bersama malaikat di akhirat, bagi yang mahir mambacanya.
  4. Mendapatkan pahala dua kali lipat, bagi yang belum lancar.
  5. Akan diangkat derajatnya oleh Allah
  6. Mendapatkan sakinah, rahmat, dikelilingi malaikat, dan dipuji Allah di hadapan makhluk-Nya.

Dan keutamaan mengkhatamkan al-qur’an diantaranya :

  1. Merupakan amalan yang paling dicintai Allah
  2. Orang yang mengikuti khataman al-qur’an, seperti mengikuti pembagian ghanimah
  3. Mendapatkan doa/shalawat dari malaikat
  4. Mengikuti sunnah Rasulullah saw.

Untuk mengikuti sunnah rasulullah Saw  tersebut, warga kampung bujuk agung mengadakan kegiatan Tahtiman.

Tahtiman atau biasa disebut dengan khotmil Qur’an adalah salah satu kegiatan yang  dilakukan para warga kampung bujuk agung khususnya warga Rk 001, yaitu dalam kegiatan tersebut adalah, warga membaca al-qur’an sampai khatam 30 jus yang dibaca secara bersama-sama. Dan jika sudah khatam, maka acara dilanjut dengan bacaan tahlil dan berdoa bersama-sama. Tak hanya dari warga Rk 001 saja, warga Rk 002 dan Rk 003 pun ikut serta, bahkan warga dari kampung tetangga juga antusias dalam kegiatan tersebut, seperti kampung Agung Jaya.

Tahtiman ini sudah menjadi kegiatan rutinitas bagi warga setempat. Dilakukan 1 ( satu ) kali dalam sebulan, yang bertepatan pada hari jum’at  kliwon.  Yang dimana acara tersebuat dimulai dari setelah sholat subuh dan selesai di waktu sore hari ba’da sholat azhar ”.

Jama’ah sedang membaca al qur’an. ( Sholeh Al Farizy )

Tahtiman atau khotmil Qur’an ini sudah berlangsung selama 2 tahun ini, dan sampai saat ini masih istiqomah dilakukan oleh warga. Yang bertempat di  masjid induk Kampung Bujuk Agung, yaitu Masjid Nurul Huda.

Bangunan Masjid Nurul Huda. ( Sholeh Al Farizy )

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan